Malam itu, meja makan terasa hangat. Cahaya lampu gantung di atas memantul di piring-piring yang sudah terisi, suara sendok dan garpu beradu pelan, sesekali diselingi tawa kecil Suri yang masih asyik memisahkan sayur dari nasi. Damian tidak ada. Pria itu masih sibuk di luar, urusan pekerjaan yang tidak bisa ditunda. Tapi kehilangan satu kursi tidak membuat meja itu terasa kosong. Audrey dan Aidan duduk di sisi kanan saling bersebelahan. Abby di sisi kiri bersebelahan dengan Suri, kakinya menggantung, sesekali bergoyang. Kursi paling ujung dibiarkan kosong tak terisi. Tidak ada yang bicara tentang ketidakhadiran Damian. Seolah semua sudah paham, malam ini, tugas itu berpindah. Abby menyendok sup ke mangkuk Suri, lalu menatap Audrey dan Aidan bergantian. "Besok Suri akan mulai sekolah. Jad

