Pembelaan Aidan &Suri

1442 Kata

Kamar Audrey di rumah Sandra terasa pengap. Tiga hari sudah ia berada di sini, pergi ke sekolah dan menghabiskan waktu dengan Sandra. Saat ini ia duduk di tepi ranjang, kaki ditekuk, dagu bertumpu pada lutut. Matanya kosong menatap dinding. Sandra duduk di kursi dekat jendela, satu kaki disilangkan, jari-jarinya mengetuk-ngetuk sandaran tangan. Suaranya memecah keheningan. "Sudah tiga hari." Ia menatap Audrey tajam. "Ayahmu seolah tidak peduli. Tidak menelepon. Tidak menanyai kabarmu." Ia mendesah, menggeleng dramatis. "Rupa-rupanya dia lebih peduli pada istri barunya yang kampungan itu daripada anaknya sendiri." Audrey tidak menjawab. Matanya tetap menatap dinding, tapi rahangnya mengeras sedikit. Pintu kamar terbuka. Mia masuk, langkahnya pelan. Wanita paruh baya itu menghampiri ranj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN