Ini Baru Awalnya

1938 Kata

Menjelang siang, matahari sudah cukup tinggi di atas kepala. Suri berdiri di teras, menanti kedatangan ayah dan dua saudaranya. Matanya tampak menyipit tertuju ke ujung jalan. "Abby, mereka datang!" serunya lantang. Dia melompat-lompat kegirangan. Abby yang sedang berdiri di depan kompor, langsung meletakkan spatula dan mematikan api. Ia meraih lap kecil di rak, mengelap tangannya yang masih basah. Napasnya ditarik panjang, dadanya naik turun perlahan. Ia menutup mata sebentar, mencoba menenangkan debaran yang tiba-tiba terasa terlalu cepat. "Semua akan baik-baik aja, Abby," bisiknya pada diri sendiri. "Ada Damian. Kalau-kalau ... anaknya yang satu itu bertingkah menyebalkan." Ia membuang napas sekali lagi, lalu melangkah keluar. Kakinya bergerak cepat, menghampiri Suri yang sudah set

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN