“Stella, kamu sungguh hamil?” Kali ini mamanya Randy mulai bersuara. “Enggak, kok, Ma,” jawab Stella. “Ya ampun. Ayah hampir saja menghajarnya,” ucap sang ayah sambil menunjuk Arga. “Aku tahu Ibu bersikap seperti itu karena masih berharap aku rujuk sama Randy, kan?” tanya Stella. “Baik, Ibu memang pernah bilang membebaskan aku untuk menentukan jalan hidupku sendiri, terlebih setelah melihat bukti-bukti itu. Tapi jujur aja, Ibu masih berharap aku dan Randy rujuk, kan?” “Ya,” tegas sang ibu. “Ibu tidak akan memaksamu, tapi jauh di dalam lubuk hati ibu … ingin kamu bisa kembali dengan Randy. Terlebih Randy sudah berjanji pada ibu akan memperjuangkan segalanya demi kamu. Randy juga udah berubah ke arah yang sangat-sangat baik. Tapi sekarang kamu datang bersama laki-laki lain? Mana mungkin