Sungguh, Airin akui nyali Regina memang sangat lah besar. Tanpa takut apalagi gentar sedikit pun, perempuan itu secara terang-terangan mengajak Airin untuk bersaing. Tadinya, Airin ingin abaikan omong kosong yang perempuan itu sampaikan. Tapi, melihat geliat serta usaha Regina yang tidak main-main, Airin jadi berpikir ulang. Karena dulu sudah pernah melakukan kesalahan hingga akhirnya kehilangan Alshad, maka kali ini ia tidak akan sedikit pun membiarkan hal itu terjadi atau terulang kembali. "Lagi perhatikan apa?" Ashraf yang bertanya. Ia heran mendapati sang kakak yang baru sampai rumah sakit dan bukannya gegas menuju ruangan, malah sibuk memerhatikan orang-orang yang berlalu lalang di dalam IGD. "Tuh," tunjuk Airin dengan berani. "Lagi perhatikan sainganku." Ashraf langsung menoleh,