59. KEPUTUSAN YANG TIDAK BISA DIGANGGU GUGAT

1815 Kata

Selang tiga puluh menit setelah sampai di rumah dan membersihkan diri, Airin mendapati sosok Ashraf yang sengaja singgah ke rumahnya. Setelah tadi di rumah sakit ia memberi penjelasan singkat bahwa ada sesuatu yang terjadi dan perlu keduanya bahas, Ashraf langsung memutuskan untuk tidak menunda lagi sampai besok. Pikirnya, segala sesuatu masalah apa pun itu harus diselesaikan secepatnya. "Jadi, hal penting apa yang mau kakak bahas sama aku?" Di ruang televisi, keduanya berkumpul. Duduk santai di sofa sambil menikmati teh hangat yang sudah terhidang di meja. "Ini soal mantan mertua kakak." "Bu Sakina yang gila, itu?" Airin mengangguk. Mau mengelak atau memungkiri, nyatanya kelakuan perempuan paruh baya itu memang gila dan sudah sangat menganggu. "Iya. Kakak ajak kamu ngobrol serius

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN