"Jadi, apa kita keluar saja dari kantor polisi ini? Dan mungkin menunggu di kafe atau tempat makan di sekitaran sini?" tanya Revan setelah beberapa saat menunggu. Agaknya ia bosan. Hera yang tak terlalu memikirkan itu sebelumnya, hanya bisa mengangguk pelan. Mungkin, ia memang perlu udara segar. Terus-menerus merasa cemas, itu tidak bagus juga. "Oke, lebih baik kita pergi sebentar dari sini, mungkin untuk sekadar berbincang-bincang, menunggu ponselmu kembali," ucap temannya Revan, mendukung keputusan Revan untuk keluar dari kantor polisi sejenak. Hera mengangguk. "Oke, mari sebentar kita ke kafe di dekat sini." Setelah ijin ke salah satu petugas, mereka pun pergi ke kafe yang tak terlalu jauh dari kantor polisi. Setelah memesan tiga minuman, mereka kembali duduk, berbincang-bincang.

