Siang hari, nyeri di pinggang sudah nyaris sepenuhnya reda. Kalau tidak ketekan keras, nyerinya tidak kerasa sama sekali. Tampaknya, obat dari Ibu lebih manjur daripada dari Mas Gala. Padahal, salep yang mereka gunakan sekilas tampak sama. Hari ini, Ibu menyuruhku dan Mas Gala untuk full istirahat di rumah. Mereka sadar betul soal betapa lelahnya kami kemarin. Menyalami ribuan tamu yang datang terus-menerus seperti tak ada hentinya. Ya, harap maklum. Baik Ayah atau Ibu sama-sama memiliki relasi luas. Keduanya sama-sama aktif di luar. Jadi, wajar sekali kalau tamu yang datang sebanyak itu. Bahkan mungkin masih banyak yang berhalangan hadir— mengingat tingkat kesibukan orang berbeda-beda. Namun, sejujurnya aku agak salah fokus kemarin. Pasalnya, aku sempat melihat ada seorang perempuan ya

