72. Di Kamar atau Di Sofa?

2019 Kata

Mas Gala megajakku makan di resto yamie yang katanya sangat enak. Salah satu yamie kesukaan Ayah dan Ibu. Kata dia, rasanya perpaduan masakan Jawa dan Chinese. Agak unik, jadi aku setuju. Karena padat, pesanan tak kunjung datang. Untungnya, aku dan Mas Gala mendapatkan meja yang nyaman. Letaknya berada di dekat jendela, jadi bisa sembari menikmati pemandangan di luar. Hari ini Jogja cerah sejak pagi. Langit tampak berwarna biru. Hanya sedikit sekali terdapat awan putih. Itu pun samar-samar. Yang begitu memang enak dipandang mata, tetapi kurang bersahabat dengan kulit. “Gimana verifikasi tadi, Ma?” tanya Mas Gala di tengah-tengah kami menunggu. “Udah beres. Pihak puskesmas udah siap banget, jadi apa-apanya lancar.” “Dulu aku cuma dua orang waktu internship di puskesmas.” “Oh, ya? Pusk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN