58. Mau lagi!

1802 Kata

“Kamu apa sakit, Ma? Kayaknya tidur terus sejak pagi.” Aku yang sedang mengambil air mineral di kulkas, seketika menoleh. Ibu kini sedang berdiri di dekat pantri. Beliau sedang menata beberapa makanan kering yang belum habis. “Enggak, kok, Bu. Aku enggak sakit. Aku kayaknya kecapekan aja. Jadi hawanya lelah, ngantuk terus.” “Oh, gitu. Tapi enggak lagi haid, kan, ya?” “Enggak. Belum lama selesai, malah. Baru beberapa hari yang lalu.” “Ya udah.” Jika sudah membahas tentang haid, aku tahu maksud Ibu. Namun, harusnya Ibu paham. Orang yang baru saja melaksanakan pesta pernikahan itu lelahnya bukan main— tak peduli ada adegan ‘malam pertama’ atau tidak. Mengingat kasusku dan Mas Gala yang sangat tak biasa, rasanya semakin jauh saja untuk mencapai apa yang Ibu bayangkan saat ini. Aku haid

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN