Sesampainya di rumah, Mas Gala langsung dipapah ke kamar. Aku bersyukur sekali kondisi kamar banyak barang-barangku karena kemarin aku baru saja tidur di kamar ini. Semoga Ayah dan Ibu tidak menemukan kejanggalan dalam bentuk apa pun. Ngomong-ngomong, tadi sebelum pulang, Ayah sempat mampir apotek. Entah membeli apa, aku kurang tahu. Bisa jadi obat tertentu yang beliau yakini bisa membantu Mas Gala. “Mas, Gala itu lama-lama kaya orang mabuk, lho!” ujar Ibu saat Ayah selesai memeriksa Mas Gala dengan peralatan medis seadanya yang ada di rumah. “Tadi itu di mobil ngelantur banget sampai nyium Salma segala. Kaya enggak punya malu. Kan orang mabuk biasanya kaya gitu.” “Padahal tadinya kupikir dikasih obat tidur, lho, Bu. Tapi lama-kelamaan memang kaya orang mabuk.” “Iya, kan? Ibu juga awal

