55. SAH

2901 Kata

Akhirnya, hari sakral itu pun tiba. Aku dan Mas Gala kini telah resmi menjadi pasangan suami istri. Akad kami bahkan disaksikan langsung oleh Sultan Jayaningrat IX dan keluarga besar keraton. Kata SAH mengudara nyaring dan kompak di tengah-tengah kehikmatan acara. Disusul ucapan syukur yang bertubi dari para saksi. Jujur, feel yang kurasakan sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan detik-detik akadku dengan Mas Rendra. Saat itu juga sakral, tetapi sekadarnya saja. Kali ini aku dibuat merinding sampai berkali-kali. Mbak Lisya bahkan me-notice kalau beberapa kali kulitku meremang. Ayah dan Ibu menangis, aku lebih menangis lagi. Aku menangis karena merasa bersyukur akhirnya di kehidupan ini aku berhasil menghindari pernikahan dengan Mas Rendra. Aku bersyukur karena harusnya setelah ini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN