62. TIDAK ADA CELAH MENOLAK

1270 Kata

“Jadi kamu sudah kasih tahu Meisya soal kita?” Satu potong daging steak baru saja masuk ke mulut River. Menyusul daging yang lain, yang lebih dulu dikunyah nikmat. Matanya tidak pernah lama berpaling dari Arletha, seakan tujuan utamanya duduk di meja makan, adalah memandangi wajah gadis cantik di hadapannya. “Iya, Mas. Maaf ya kalau aku yang berinisiatif duluan. Gimana ya, gemes sama reaksi dia waktu lihat buket bunga dari kamu,” ujar Arletha dengan mutut penuh. “Nggak masalah, saya malah senang kamu yang kasih tahu dia. Biar nggak ada salah paham lagi dan kami bisa sama-sama tahu posisi saat ini.” Arletha mengangguk setelah meneguk air putih di dalam gelas bening. “Tapi aku kok masih nggak tenang, ya?” “Nggak tenang?” Alis River bertaut bingung. “Dalam hal apa?” “Aku takut kalau dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN