DEGUP ASING

1845 Kata

Pukul 06.15 pagi. Udara Jakarta terasa lembap dan berat setelah hujan dini hari. Genangan air di beberapa titik membuat Bintang terpaksa melambatkan laju scooter hitamnya. Oh bukan, motor matic itu belum berstatus milik Bintang. BPKB dan STNK masih atas nama salah satu sepupunya. Bintang awalnya langsung memberi penawaran untuk ia beli, namun sepupunya justru curiga Bintang terjebak hutang dan menjual Vespa-nya sehingga butuh kendaraan yang lebih murah. Meski... itu tak mungkin. Masalahnya, tak ada alasan yang lebih logis dari praduga tersebut. Sementara Bintang merasa motor Vespa biru kesayangannya kurang cocok untuk dijadikan kendaraan tempur dalam peran barunya sebagai drivel ojol pengganti. “Yang lagi ngehits mah novel sama serial singkat pengantin pengganti, atau minimal pacar p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN