Mobil dinas berhenti di depan gedung Forum Kemanusiaan dan Keluarga Jawa Barat. Udara lembab setelah hujan subuh, membuat aroma tanah basah bercampur dengan wangi bunga kenanga yang ditanam di halaman depan gedung itu. Di dalam mobil, Felisha duduk di kursi belakang, tangannya di pangkuan, menggenggam map kecil berisi susunan acara hari ini. Hari ini adalah kunjungan resmi pertamanya ke forum sosial yang berada langsung di bawah binaan istri gubernur. Tapi yang membuat dadanya terasa aneh bukanlah jadwal padat atau kamera media — melainkan satu kalimat yang ia dengar tadi pagi, sebelum berangkat. Ratih, ajudannya, menyampaikan dengan nada ringan sambil merapikan berkas, “Bu, sebagian besar pengurus forum ini dulunya kenal baik dengan Ibu Intan. Katanya, program ini dulu diinisiasi ba

