Siska mengejar Leno ke lantai atas, dia melihat pria itu sedang berdiri di dalam kamarnya. Melepaskan kancing bajunya satu persatu. Rasa penatnya ingin dia hapus dengan guyuran air hangat. "Kamu malah kabur! Setiap aku tanya selalu saja kabur! Kamu jadi pria kok nggak bisa tegas sama sekali!" Siska lagi-lagi meledakkan amarahnya. Dia tidak suka sikap Leno yang terlalu lembek menurut porsinya. Melihat Siska dekat bersama dengan pria lain juga malah pasrah diam saja. "Aku memang begini, mau apa lagi?" Tanyanya seraya menyeringai, malah tersenyum melihat wanita itu marah-marah di depan matanya. Leno berniat masuk ke dalam kamar mandi tapi Siska menahan lengannya. "Aku belum selesai bicara!" Tandas Siska semakin marah karena sikap pria itu dinilainya terlalu santai. "Nanti saja, tubuhk

