Ch-103

2105 Kata

Siska telah menyelesaikan misinya, dia segera turun dari atas tubuh Leno. Pria itu mengalihkan pandangan matanya ke arah lain seraya sibuk mengatur nafasnya. "Kamu membenciku?" Siska menatap lekat-lekat wajah Leno. Dia merasa sakit karena pria itu tak mau menatap wajahnya setelah segalanya selesai. "Aku sudah bilang tidak ingin melakukannya, kamu berkeras memaksaku." Sahut Leno, dia sudah tidak enak hati sejak awal saat Siska memulainya. "Aku wanita normal, dan kamu suamiku." Serunya lagi, dia merasa sangat terluka karena mendengar ucapan pria itu barusan. Leno menutupi tubuhnya dengan selimut, dia mengatupkan kedua kelopak matanya. Ingin segera tertidur. Siska meremas selimut, menariknya untuk menutupi tubuhnya yang masih polos tanpa pakaian. Dia melihat Leno mengacuhkannya. "Seb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN