Don

1242 Kata

Nicko melangkah dengan perasaan riang, tepat saat ia memasuki lobi kantor pusat perusahaannya. Senyum tipis yang sejak tadi menghiasi bibirnya sulit sekali untuk disembunyikan. Bayangan kecupan malu-malu dari Nona Lucy di pipinya pada pagi tadi masih menyisakan sensasi menggelitik yang seperti sudah berabad-abad lamanya tidak ia rasakan. Dan tepat saat Nicko sampai di ruangan, rona kebahagiaan itu langsung disambut oleh tatapan menyelidik dari seseorang yang paling bertanggung jawab atas terjadinya kencan semalam. Danielle berdiri di depan meja sekretarisnya, memegang tablet dengan pose yang elegan, tapi matanya menatap dengan penuh rasa penasaran. Nicko jadi gugup dibuatnya. “Selamat pagi, Tuan Nicko. Sepertinya pagi ini ada yang berbeda, ya,” ucap Danielle dengan nada suara yang sediki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN