Kesunyian dan kegelapan malam tengah menyelimuti kamar utama yang ditempati Nicko dan Nona Lucy. Jika ada suara, itu pun hanya terdapat suara detak jam dinding dan embusan napas yang tenang dari seorang Nicko. Sedangkan di sisinya, Nona Lucy terbangun secara tiba-tiba, kelopak matanya terbuka dan mendapati dirinya berada dalam pelukan lengan kekar Nicko. Perempuan itu pun berupaya melepaskan dirinya perlahan-lahan. Nona Lucy mengecek jam. Pukul satu dini hari. Entah mengapa, tapi perasaan yang timbul pada jam-jam seperti ini terasa aneh dan kosong. Nona Lucy mencoba mengatur napasnya yang mendadak terasa sedikit sesak. Bayangan tentang masa lalu, tentang ayahnya, dan tentang rasa kehilangan yang belum sepenuhnya pulih kembali belarian di benaknya. Mendadak, ia pun teringat sebuah notifi

