"Aku sudah menelepon asisten pribadiku. Dia akan membawa montir dan mengantarmu pulang." "Terima kasih sebelumnya, Pak Lukas. Tapi, kau tidak seharusnya membantu terlalu banyak, Pak. Aku ... sudah terlalu banyak berhutang pada orang dan mungkin lama-lama aku tak tahu bagaimana cara membalasnya." Melihat momen motor Alana mogok saat perjalanan pulang, Lukas segera turun memeriksa. Setelah memastikan, Lukas segera menelepon asisten pribadi untuk sekaligus membawa montir. "Pindahlah ke cabang Farente yang lain, Nona Alana. Dengan begitu, ku anggap hutangmu lunas," tutur Lukas menawarkan kesepakatan. Sementara itu, puan yang mirip dengan mendiang kekasih Lukas itu hanya bergeming diiringi raut kebingungan. "Kau pasti bingung dan bertanya-tanya, bukan? Baiklah, akan ku jelaskan sesuatu.
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


