Sudah beres. Pesan singkat dari nomor yang tak dikenal, yang baru saja masuk ke ponsel Nayaka itu membuat Nayaka mengenyit bingung. "Apanya yang beres?" gumam Nayaka tidak paham dengan pesan tersebut. Tanpa memedulikan pesan itu lagi, Nayaka kembali mengamati email dari rekan kerjanya. Saat ini Nayaka sedang menunggu dengan tidak sabar kabar dari Farhan mengenai tempat tinggal Alinka di kampungnya. Sebenarnya Nayaka memiliki kartu tanda penduduk milik Alinka, tapi KTP milik Alinka itu beralamatkan Jakarta, di rumahnya yang lama yang setahu Nayaka sudah disita oleh bank sejak orang tuanya jatuh bangkrut. Tampaknya dia belum mengganti domisilinya saat ini yang berada di daerah Jawa Tengah. Sementara menunggu kabar dari Farhan, Nayaka menyibukkan diri dengan pekerjaannya. Nayaka harus

