Bab 129

1350 Kata

“Alinka!” Alinka menoleh ke sumber suara. Dilihatnya Nayana tengah tersenyum ke arahnya sambil melambaikan tangan. Di samping perempuan itu kini sudah ada sosok Nayaka yang juga tengah tersenyum ke arah Alinka. Alinka balas tersenyum melihat kedua kakak beradik itu. “Duduk dulu,” kata Alinka menunjuk meja kosong yang berada di dekat jendela. Saat ini Alinka sedang berada di kafe tempatnya bekerja part-time. Dan kafe ini adalah kafe yang berbeda dari kafe sebelumnya. Alinka sudah bekerja di sini selama kurang lebih dua bulan. Sejauh ini, semuanya tampak baik-baik saja. Rekan kerjanya pun sangat ramah dan bukan tipe orang yang suka bergosip tidak jelas. Alinka senang bisa bekerja di lingkungan yang tidak toxic seperti ini. Setelah selesai mengantar pesanan kepada pelanggan di meja n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN