Bab 11. Kehadiran Bara

1032 Kata

"Dia wanitaku. Dan aku pikir, kita harus bicara dulu sebelum kamu membawanya pergi." "Bara?" desis Gala. Hening, hanya gerimis halus membasahi jalanan lorong klub di antara mereka. Suara musik yang teredam dari dalam menjadi latar belakang untuk ketegangan yang tiba-tiba membeku di antara dua pria yang saling berhadapan. ​Gala memutar tubuhnya sepenuhnya, menutupi mobil dan Binta yang terkulai di dalamnya. "Aku kembali. Dan ku lihat kau terkejut." Mata Gala menajam, menganalisis pria di depannya. Pria itu, Bara, tinggi, proporsional, dengan tato yang menjalar dari lehernya. Pria yang jauh lebih santai dan blak-blakan dibandingkan dirinya. ​"Kamu terlambat," balas Gala, suaranya tenang, namun ada nada ancaman yang jelas. ​Bara tertawa kecil, seringainya semakin lebar. "Terlambat untu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN