Bab 33. Perdebatan

1277 Kata

Elmira akhirnya mengangguk lemah, air mata mengalir di pipinya. "Aku takut, Tristan. Aku takut mereka akan menemukanku lagi." Tristan menghapus air mata itu dengan ibu jarinya. "Tidak akan, Elmira." Setelah itu, Tristan langsung menghubungi kepolisian setempat. Ia menjelaskan seluruh situasi dan meminta bantuan pengamanan ekstra. Beruntung, salah satu teman lamanya, Dimas adalah kepala keamanan di distrik tersebut. Tak perlu waktu lama, hanya dalam hitungan jam, dua orang petugas kepolisian sudah ditempatkan di depan pintu kamar rawat Elmira. "Tristan, aku sudah menugaskan Briptu Rangga dan Briptu Agung untuk berjaga di sini selama 24 jam," kata Dimas setelah tiba di rumah sakit. "Mereka adalah anggota terbaik di timku. Kamu bisa mempercayai mereka." "Terima kasih banyak, Dim. Aku bena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN