Aku mengantar mangkuk bakso bekas tadi. Bu Merry masih bermuka masam padaku. Cemburu mungkin ya? Ya habis mau gimana lagi, Pak Heri malah memberikan bakso itu padaku. "Put, dari mana lo? Lama banget. Bakso lo gak dimakan?" tanya Lisa begitu melihatku kembali ke kelas. "Tadi udah dikasih sama Bu Merry," jawabku sambil duduk. "Si Andre bilang habis ini gak ada pelajaran lagi. Paling nanti habis dzuhur masuk pengayaan." "Oh," jawabku singkat. Aku masih kepikiran Pak Heri dan Bu Merry. Entah bagian yang mana, apa aku cemburu sama Bu Merry atau pada sikap Pak Heri yang berubah-ubah. "Lo sakit, Put?" tanya Lisa. "Gue agak puyeng kayaknya." "Mau pulang?" Ide pulang tidak buruk sepertinya. "Iya, lo tolong bilang ke guru yang masuk ya? Gue pulang duluan." Lisa mengangguk. Aku membereskan

