"Untuk apa kau ke sini lagi, Fit?" tanya Pak Heri dengan nada dingin. "Her, aku tunanganmu, ingat? Bagaimana mungkin kau bertanya untuk apa aku ke sini? Jelas untuk menemui tunanganku kan?" Pak Heri berdecih dan berjalan menuju rak, lalu mengambil beberapa kantong pakan. "Put, ini pesanan papamu," Pak Heri menyerahkan pakan itu padaku. "Ini siapa, Her?" tanya wanita bernama Fitri sambil melirikku. Wajahnya tak bersahabat. Cantik sih, tapi jutek. "Dia pacarku. Puas?" jawab Pak Heri yang sukses membuat mataku melotot tak percaya. Deklarasi pertama malah di depan tunangannya Pak Heri. Firasatku sedikit gak enak. Fitri tertawa meremehkan, "jangan mencari pelarian, Her! Apalagi sama anak kecil seperti dia. Kasihan!" Apa? Aku pelarian Pak Heri? Tolong siapa pun beri penjelasan padaku te

