Kenapa?! (1)

2359 Kata

Kami akhirnya sampai di rumah. Mama dan papa seperti biasa menyambut kedatangan kami. Padahal ini sudah hampir pagi. Tapi Mama dan papa setia menungguku di depan rumah. "Alhamdulillah akhirnya kalian pulang juga, Mama sempet khawatir tadi," ucap mama lalu mengulurkan tangannya. Aku mencium punggung tangan mama dan papa. Pak Heri tentu saja mengikuti dari belakang. "Iya, maaf ya, Ma, Pa, membuat kalian menunggu. Saya bawa Puput agak jauh tadi," ucap Pak Heri sambil mengangguk sopan. "Gak apa-apa, Nak Heri. Asal minta izin dan janji membawa Putri dengan utuh," jawab papa yang disambut cubitan mama di pinggangnya. "Ish, Papa nih, jangan gitu ah, pasti Nak Heri jagain Putri kok. Ya kan?" "Eh, iya, Ma, Pa." "O ya, udah mau dini hari. Ayo, masuk! Mama udah siapin air hangat buat kalian ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN