Ratu paham, bagaimana mertuanya begitu excited dengan kehadiran cucu pertama mereka, Ratu juga paham betul bagaimana metuanya mengidamkan cucu sejak lama, maka Ratu tidak heran jika mertuanya bersikap sedikit berlebihan. Sebelum melahirkan pun, Ratu sudah bersiap akan menghadapi sikap berlebihan dari mertuanya itu, namun ekspektasinya tak sampai di titik ini, ia tidak tahu kalau mertuanya ternyata begitu berlebihan, jauh dari apa yang Ratu pikirkan selama ini. “Kamu kalau gak nyaman kita di sini, kita bisa pindah ke tempat lain yang menurut kamu aman.” Ucap Raja. Ia mengelus pelan pucuk kepala Ratu sembari menyaksikan adegan demi adegan di layar televisi yang ada di kamar mereka. “Nyaman-nyaman aja sih, emang mau kemana lagi? Mau dimana-mana juga gak b

