Diluar Kendali

1928 Kata

“Dia demam,” gumam Anna ketika mendekap sang anak dalam pelukannya. Pantas saja dia rewel dan menggumamkan kata-kata yang tidak benar seperti ini. Bahkan sekarang anak itu mulai memejamkan matanya lagi dan menggumamkan kata-kata tidak jelas. “Perlukah kita ke Rumah Sakit?” “Tidak usah. Demamnya tidak akan lama,” ucap Anna menjawab pertanyaan Maury. Namun Arthur tidak mengizinkan Anna pergi ke kamar, pria itu menghalanginya. “Kita ke Rumah Sakit.” “Dia akan sembuh dengan sendirinya, ini bukan sakit yang parah.” “Tidak, kita ke rumah sakit,” ucap Arthur dengan tegas. Dia meraih kunci mobil, Anna hanya bisa mengikuti perintah pria itu. Dan sepanjang perjalanan, hanya ada keheningan karena Arthur sibuk dengan pikirannya senndiri. Anna focus karena Aurora kini terlepa lagi dalam dekapann

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN