“Umm kalau golf itu hanya kamu yang suka, Vito? Kita kan sama-sama di olahraga renang. Duh kamu nih, karena kebanyakan ikut olahraga, sampai lupa, kan.” Eve terkekeh. Berusaha mencairkan suasana yang mendadak canggung. Vito langsung mengerti, dia mengangkat kedua alis. “Ah iya benar, renang. Kalau golf, hanya aku sendiri.” Vito beralih pada Arini. “Saya memang penyuka olahraga, Tante. Apa saja. Ya renang, golf, basket, futsal, bisbol, apa saja saya suka.” Arini mengangguk-angguk. “Ahh boleh dong kalau gitu sekali-sekali ajak saya main golf. Boleh, Vito?” Arini tersenyum manis. Vito mengangguk. “Iya, Tante.” “Saya masuk dulu ya, Vito. Nanti kita sambung ngobrol lagi.” Arini mencolek lengan Vito sedikit saat berjalan melewatinya. Sedangkan saat melewati Eve, dia mendelik tajam. “Kelayapa

