BAB 15. Kabur

1347 Kata

Leon menyingkap dress tidur Eve. Lagi-lagi tanpa permisi. Sampai lebam biru itu benar-benar terlihat. “Leon! Jangan, ah! Biar aku saja yang obati!” Eve tentu saja malu. Dia berusaha menepis tangan Leon. Dia juga merasa risih. Namun dengan mudah Leon menahan kedua tangan Eve, dengan satu tangan saja. Lalu satu tangan yang lain mencari-cari sesuatu di saku dalam jubahnya. Ternyata itu sebuah tali! Eve melotot. Tali? Untuk apa? Apa dia akan mengikatku lalu membunuhku? Aduhhh! Bagaimana ini? Bagaimana dengan papa di rumah kalau aku sampai meninggal? Beribu pikiran buruk memenuhi kepala Eve. Dan dengan mudah, Leon mengikat kedua tangan Eve. “Kalau kamu masih nggak bisa diam juga, kakimu akan kuikat setelah ini.” Lalu dia mengambil obat krem dari dalam laci meja nakas. Dioleskannya pada leb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN