BAB 18. Ternyata, Semudah Ini

1169 Kata

Mikha mulai melangkah perlahan. Baru kali ini dia memasuki kamar kost pria. Tapi, ternyata kamar kost Aksa ini bagus. Malah bisa dibilang mewah untuk sekelas kamar kost pria. “Hemm, kamarmu nyaman, ya.” Mikha memindai seisi kamar. AC-nya dingin. Ranjangnya cukup besar dengan kasur busa yang tebal. Ada kulkas juga dan microwave. Furniture termasuk lengkap. Dan terpenting, kamar mandi di dalam yang cukup luas. “Tentu dong. Aku pilih kamar kost ini karena dekat dengan kantorku. Yaa sambil aku cari perumahan yang cocok.” Aksa tersenyum. Lalu menghampiri Mikha dan menarik tangannya lembut. “Duduk dulu, Sayang. Aku ambilkan minuman dingin.” Mikha menurut. Dia duduk di tepian ranjang. Aksa segera mengambil sebotol minuman di kulkas. Lalu diberikannya pada Mikha, dia ikut duduk di samping sang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN