55. Rindu yang Lepas

1174 Kata

“Dan?” Helva melepaskan dirinya dengan paksa dari kungkungan Daniel. Jantungnya berdegup kencang, dia rindu, tentu saja. Tapi juga takut. Takut jika semua yang telah dia kerjakan itu akan sia-sia. Pada akhirnya, Helva hanya memeluk Daniel yang mencoba untuk menciumnya lagi. Dadanya naik turun, napasnya memburu cepat. Helva tak tahu apa yang harus dia lakukan. “Tolong hentikan,” bisiknya memohon. Daniel sendiri masih menenangkan dirinya yang terbawa suasana. Sudah lama sekali dia tak sedekat itu dengan Helva. “Helva … .” Daniel memanggil, suaranya tercekat. “Iya, aku tahu. Aku tau, Dan,” balas Helva cepat, menenangkan. Dia mengusap punggung Daniel lembut. “Tapi tolong jangan seperti ini. Kau hanya akan memperburuk keadaan. Aku mencoba bertahan, jadi jangan merusaknya,” lanjutnya d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN