Reiki mendial nomer Zea, tapi masih saja tidak aktif, ia heran karena tidak biasanya Zea meng off kan ponselnya. Sudah hampir seminggu Zea tidak bisa dihubungi chat pun tidak dibaca, tidak biasanya Zea begini, ia ingin datang ke apartemen Zea tapi ia tidak bisa karena tugasnya tidak bisa ditinggalkan, ia punya tanggung jawab penuh pada tugasnya. Reiki yakin ada sesuatu yang terjadi pada kekasih hatinya itu, tapi ia tak ingin berburuk sangka. Ia bertugas dengan fikiran bercabang antara Zea dan tugasnya untung ia bisa menyelesaikan tugas dengan baik, Reiki bertekad akan ke apartemen Zea saat ia ada waktu. Dengan tergesa Reiki memasuki lobby apartemen Zea, security yang sudah mengenalnya menyapa Reiki. Reiki segera naik dengan lift menuju apartemen Zea, sesampainya di depan apart

