SYASA. 20 YANG DATANG, DAN PERGI

1733 Kata

Syasa terus berjuang, untuk melahirkan bayi kembarnya. Aryan berada di dekat istrinya untuk memberikan semangat. Aryan tahu, perjuangan luar biasa yang dilakukan Syasa, mempertaruhkan nyawa demi melahirkan buah hati mereka. Saat terdengar tangis bayi pertama, perasaan Aryan sedikit lega. "Alhamdulillah, laki-laki," gumam dokter. "Alhamdulillah ...." Hanya itu yang bisa Aryan ucapkan, karena rasa tegang masih ia rasakan. Ada satu bayi lagi yang harus Syasa perjuangkan, agar menikmati indahnya dunia. Syasa mengulangi cara yang sama, seperti kelahiran pertama tadi. Ternyata kali ini lebih gampang dari yang pertama. Hanya selang beberapa menit, tangis bayi kedua terdengar, sirna rasa tegang dari dalam hati Aryan. "Perempuan, jadi sepasang," ucap dokter. "Alhamdulillah ...." Aryan mengu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN