LIMA PULUH ENAM

1420 Kata

Ada kebahagiaan tersendiri tentunya bagi Dinda melihat paginya berbeda sekali dengan pagi-pagi lainnya. Hari ini dia melihat anaknya sedang tidur bersama dengan Rian. Mereka terlihat sangat kompak sekali dengan gaya tidur mereka. Dinda baru saja selesai mandi setelah sarapan tadi. Maminya yang menyiapkan segalanya untuknya. Sementara itu Rian masih tidur karena semalam suaminya begadang untuk menjaga si kecil yang terus bangun meminta ASI. “Dinda, kamu lagi apa, Nak?” Dinda keluar dari kamar mendengar maminya memanggil. Dia membuka pintu dan memperlihatkan kedua pemandangan yang paling menyenangkan baginya. Pagi itu terlihat sangat serasi sekali antara Rian dan Satria. “Mi, mereka lucu banget, ya.” “Rian belum sarapan.” “Biarin aja, Mi. Nanti kalau dia lapar pasti bangun kok. Dia n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN