38. Meet Elnara

1878 Kata

"Maaf pagi-pagi udah ngerepotin Mbak Elna," sapa Kayla saat Elna telah mendekati meja. Kayla menyambut Elna dengan ciuman di pipi. Elna pun membalas dengan hal yang sama sembari tersenyum. "Mbak sakit? Mukanya pucat banget?" Kayla menelisik wajah Elna yang pagi ini memang tampak hanya memoles lip gloss di bibir dan sedikit maskara di bulu matanya yang memang sudah lentik itu. Elna meringis, "Kurang tidur aja Kay, papi aku lagi minta aku bantu design beberapa model cincin untuk iklan. Kamu sendiri, gimana? Besok hari H, masih jalan-jalan aja? Semua lancar, kan?" "Alhamdulillah lancar, Mbak, in sha Allah. Ini ... mau aku pesenin apa nih, sarapan? Kopi? Teh?" tawar Kayla pada Elnara "Aku udah sarapan sih di apartemen tadi, tapi kopi boleh deh," sambut Elna. Setelah menyebutkan pesananny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN