Part 77 - PINTAR BERPURA-PURA

3117 Kata

Setelah menjemput Nazla, Tama menjemput Echa juga. Seperti janjinya ia akan mentraktir keduanya. Echa tentu senang. Kapan lagi menghabiskan waktu bersama sang kakak, dan juga Nazla. Tama baru tahu tempat kerja Echa. Sebuah gudang yang cukup besar. "Besar juga gudangnya ya. Pasti perusahaan besar." Ia menatap ke arah gudang tempat Echa bekerja. "Echa sepertinya betah kerja di sini." Tama menoleh ketika tak mendengar jawaban. Ya, dia melamun lagi. "Naz!" Nazla mengerjap. "Eh iya Tam." "Ck,kebiasaan ya. Kamu sering melamun. Masih kangen sama Dayan? Mau aku anterin ke rumah Killa lagi?" Nazla berdecak. "Apa sih Tam. Siapa juga yang mau ke sana." Mulut berkata tidak, tapi hati tak bisa dibohongi. Ia memang memikirkan lelaki itu. Bagaimana bisa, selama ini Nazla menganggap Dayan tu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN