Amni pergi ke kamar Dayan untuk mengecek keadaan cucunya. Siapa tahu Nazla ikutan tertidur. Ketika membuka daun pintu, ia mematung. Amni mendapati Nazla tengah mengusap punggung Killa dengan penuh kasih sayang. Matanya melihat napas Killa yang teratur dan mata terpejam. Amni tersenyum. Ia sungguh terharu melihat pemandangan ini. Matanya melirik ke arah meja. Piring dan mangkuk sudah kosong. Tampaknya Killa sudah makan sampai habis tak tersisa, minum obat dan kini tidur di pelukan Nazla. Sungguh, jika boleh ia meminta agar wanita ini saja yang menjadi ibu sambung Killa. Kasih sayangnya terlihat tulus. Dan Killa pun menyukai Nazla. Sayang putranya mengambil langkah yang salah. Andaikata anak keduanya ada di sini, Amni tak ragu untuk menjodohkan Rafka dengan Nazla. Amni yakin Ra