Baru kali ini Fendi bak penguntit, mengikuti gerakan istrinya sejak dari rumah. Ia memang tidak bekerja alasan belum enak badan, akibat dihajar Tama. Izin istrinya yang akan pergi ke rumah ke dua orang tuanya sangat mencurigakan. Tidak ada satupun yang bisa menipunya, termasuk istrinya sendiri. Hingga ia heran ketika tahu kemana istrinya pergi. "Rumah sakit? Untuk apa Emma kemari? Apa dia selingkuh sama dokter? Masa sih?" "Tapi bisa jadi. Emma pintar berdandan, sekalipun sekarang jika dibandingkan Nazla sudah jauh lebih cantik Nazla ke mana-mana." Ck, kenapa aku jadi semakin merindukan Nazla ya! Beneran aku menyesal menceraikan dia, kalau tahu Nazla kini cantiknya melebihi Emma. "Oke, aku akan ikuti Emma, sampai aku memiliki bukti kuat untuk mendepaknya secara cepat. Kalau perlu hari