"Paman, jangan! Aku mohon jangan! Aku istri keponakan mu sendiri. Jangan menghancurkan kebahagiaan ku! "pinta Nova dengan penuh permohonan, bahkan Nova sampai menangis saat Sam memaksa untuk memenuhi hasratnya.
Sam yang sudah di kuasai oleh nafsu karena pengaruh obat perangsang mencoba untuk menulikan telinganya, dan tetap bergerak untuk mengikuti nalurinya.
Sekuat tenaga Nova berusaha untuk melepaskan diri dari Paman Sam, tapi yang namanya wanita biasa, tidak punya kelebihan tenaga apapun, tetap kalah dengan tenaga Sam.
Sam melepaskan semua pakaiannya sendiri, dan langsung memaksa melakukan hal yang seharusnya Dion lah yang melakukan hal tersebut pada Nova.
"Ahhh... Paman.. sakit! "teriak Nova dengan begitu lantangnya saat Sam menggigit lehernya, lalu mengambil gambar yang cukup membuat orang percaya kalau malam ini Nova sudah menjadi miliknya seutuhnya. Tubuh polos yang sudah tidak ada sehelai benang pun yang akan membuktikan kalau Nova tidak melakukan apapun, hingga hasil dari gambar yang di ambil oleh Sam terlihat sangat jelas kalau Sam dan Nova memang ada main di atas ranjang.
Sam mendongak untuk melihat wajah Nova, ternyata wajah cantik itu sudah berubah menjadi wajah yang terlihat sangat menyedihkan, sungguh menyedihkan. Tapi Sam tidak peduli, yang penting Sam bisa memiliki Nova. Sam juga tidak peduli jika seluruh dunia pun berteriak kalau dirinya egois, yang terpenting ia bisa memiliki Nova.
Setelah Sam berhasil mengambil gambar mesranya dengan Nova, Sam langsung menjadikan gambar itu sebagai ancaman buat Nova, agar Nova tidak bisa berkutik, dan pasrah dengan apapun yang menjadi keinginan Sam, dan ternyata, gambar itu cukup membuat Nova patuh terhadap Sam, apapun yang diinginkan Sam, Nova turuti.
"Paman jahat! Kenapa Paman Sam melakukan semua ini sama aku! Padahal Paman Sam sudah tahu aku istrinya Dion, tapi kenapa Paman Sam tega melakukan semua ini sama aku! Menghancurkan kebahagiaan yang seharusnya aku dapatkan bersama Dion. "Teriak Nova sambil memukul tubuh Sam yang ada di depannya, setelah Sam berhasil mengancam Nova. Sam hanya diam saja pasrah menerima amukan dari Nova, hingga Nova benar-benar puas memukul Sam, barulah Sam angkat bicara.
"Nova, aku minta maaf. jujur saja aku tidak menyesal melakukan semua ini sama kamu. "Kedua mata Nova melotot saat mendengar Sam tidak menyesali perbuatannya, dan Lagi-lagi Nova kembali memukul tubuh Sam hingga membabi buta, dan mau tidak mau Sam berusaha untuk menahan tangan Nova saat Nova seperti sudah kehabisan tenaga karena memukul tubuhnya.
"Bisa-bisanya Paman tidak menyesal melakukan semua ini terhadapku! Paman sudah menghancurkan kebahagiaanku! Bahkan tidak hanya menghancurkan kebahagiaanku, tapi Paman juga menghancurkan Rumah tanggaku dengan Dion! "bentak Nova yang tidak habis pikir karena Sam Dengan jelas-jelas mengatakan kalau dia tidak menyesal telah menghancurkan rumah tangganya dengan Dion. Wajar saja Sam tidak menyesal, itu karena Sam memang sangat menginginkan Nova. Jadi Sam tidak menyesal meski melihat Nova menangis mengatakan dirinya jahat, Sam tidak menyesal, itu karena Keinginan Sam untuk memiliki Nova sangat besar, hingga Sam merasa bodo amat jika Nova mengatakan dirinya adalah pria jahat, yang terpenting Sam bisa memiliki Nova, apapun itu caranya, akan Sam lakukan demi bisa memiliki Nova.
"Setiap hari aku katakan kalau aku mencintaimu itu bukan hanya sekedar godaan saja, Nova. Aku benar-benar sangat mencintaimu. Tenanglah. Aku tidak menghancurkan kebahagiaanmu. Cepat atau lambat, kamu akan bahagia, aku yang akan membahagiakanmu. Bahagia itu tidak harus bersama dengan Dion, Karena kebahagiaan yang sesungguhnya belum tentu hidup bersama dengan Dion seperti impianmu. "Kata Sam yang langsung mendapat tamparan keras dari Nova, hingga membuat Nova merasa sakit sendiri tangannya setelah menampar Sam.
"Paman benar-benar gila. Sangat gila. Sudah kehilangan akal sehat. Seharusnya tempat Paman bukan di rumah ini. Paman pantasnya tinggal di Rumah sakit jiwa. Itu tempat yang seharusnya untuk Paman. "Ujar Nova dengan penuh kebencian.
"Itu tau kalau aku gila. Aku memang gila, Nova, dan itu karena mu. Dan pria gila ini, akan menggantikan posisi Dion setelah gambar ini sampai pada Dion. "Kata Sam mengakui tuduhan Nova yang menyatakan kalau dirinya gila, membuat Nova semakin merasa frustasi.
Nova benar-benar tidak tau bagaimana caranya ia bisa mempertahankan rumah tangganya dengan Dion, pria yang ia cintai, sementara dirinya sudah kotor karena ulah Paman dari suaminya sendiri.
"Aku tidak sudi menerima paman sebagai pengganti Dion, aku yakin Dion percaya dan tetap menerimaku. "dengan penuh kebencian, Nova mengatakan kalau ia tidak sudi menikah dengan Sam, hingga Sam langsung menyunggingkan senyum misteriusnya.
Sam mengambil ponselnya, lalu menghubungi Dion, suami Nova.
"Dion, kau mau tau sekarang aku dan istrimu sedang...