Konferensi Pers

826 Kata

"Apa lagi yang lo rencanain, Sel? Gue jadi ngeri sendiri dengernya," sahut Luna, suaranya terdengar cemas di ujung telepon. "Pokoknya lo atur saja konferensi pers itu secepatnya. Nanti lo juga bakal tahu sendiri," jawab Sella singkat sebelum memutus sambungan. Tepat saat ia menurunkan ponselnya, suara kunci pintu apartemen berputar. Pintu terbuka, menampakkan sosok Jonathan yang masuk dengan bahu merosot dan wajah yang tampak sangat lesu. Sella langsung berdiri, matanya menyala. "Dari mana saja kamu? Kenapa tidak angkat teleponku?" cecarnya tanpa basa-basi. Jonathan tidak menjawab. Ia bahkan tidak menoleh ke arah Sella, hanya terus melangkah gontai menuju kamar. Merasa diabaikan, Sella segera mengekor di belakangnya, hendak ikut masuk ke dalam kamar pria itu. Namun, tepat di ambang pi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN