“Januar?” Ambar sangat terkejut ketika membuka pintu depan rumahnya dan mendapati Januar di sana. Mendengar nama Januar disebut, Bima yang tadinya hanya menunggu di teras belakang segera melangkah menuju pintu depan. “Binar di rumah kan, Tante?” tanya Januar saat Ambar membuka pintu lebih lebar. Langkah Bima segera berhenti di depan Januar tepat ketika pria itu menyelesaikan kalimatnya. “Kamu tahu rumah ini?” desisnya tak suka. Ambar bisa melihat ketegangan di antara dua pria itu yang terjadi sejak detik pertama mereka bertatapan. Ambar tidak bodoh, ia tahu Januar sejak dulu memiliki perasaan pada Binar. Karena itu ia sempat terkejut saat Binar justru menikah dengan Bima dan bukan Januar. “Gue tahu rumah ini bahkan sebelum lo kenal Binar,” ucap Januar sengit. Lalu, ia kembali menatap