"Tapi hari ini Pak Arya terlihat lemas dan seperti enggak bersemangat. Bahkan saat kami menyapanya ia hanya mengangguk dan enggak tersenyum. Berbeda dengan biasanya" jawab Carissa memasukkan sesendok mie ayam ke dalam mulutnya. "Nah, benar yang dikatakan oleh Carissa" tambah Elina dan aku menoleh ke arahnya. "Udah gitu wajahnya juga terlihat pucat dan di bawah matanya ada lingkaran hitam, seperti orang yang kurang tidur" katanya. Lalu ia menoleh ke arahku. "Dan sepertinya itu ada kaitannya dengan pernikahan kamu dan Pak Arsen" "Ada kaitannya dengan pernikahanku dan Pak Arsen?" aku mengerutkan dahi dan Elina mengangguk. "Maksudnya?" "Gini lho Dell" Carissa berkata dan aku beralih menatapnya. "Jadi aku dan Elina beranggapan, bahwa Pak Arya seperti itu karena dia memikirkan kamu yang menik

