Setelah kejadian kemarin, Nando memutuskan membawa Delima ke tempat yang lebih aman — sebuah vila terpencil di pegunungan. Matahari baru saja terbenam, meninggalkan langit berwarna jingga lembut. Keheningan menyelimuti mereka, jauh dari hiruk pikuk dan ancaman yang selama ini membayangi hidup mereka. Delima menghirup udara pegunungan yang segar, merasa sedikit lebih tenang meski dadanya masih dipenuhi kecemasan. “Tempat ini... indah banget,” ucapnya pelan, menatap sekeliling dengan mata yang penuh kagum. Vila itu berdiri di tengah hutan pinus, sunyi, tapi damai. Tak jauh dari sana, ada danau kecil yang memantulkan cahaya bulan, menambah suasana malam jadi lebih syahdu. Seolah alam memberi mereka waktu untuk sekadar bernapas. Nando berdiri di samping Delima, memperhatikannya dengan tat

