Tetap Kalah

1406 Kata

“Kau masih percaya diri untuk merebut dia dariku, hm?” Hana bertanya dengan gaya sombongnya pada wanita yang ada di sampingnya ini. Menatap pada hamparan bunga dengan wajah kesal. Jolly melihat pada Hana. Mengeram. Ia sangat kesal pada wanita ini. Hana adalah wanita yang sangat dibenci oleh dirinya. Dia mau mencabik muka Hana sekarang memberi pelajaran pada wanita itu. “Kau memang wanita jalang! Kau seharusnya mati! Kau tidak pantas di samping Marko. Kau apakan dia hah?! Aku dengar di negara mu itu banyak dukun! Kau pasti pergi ke dukun membuat Marko patuh padamu.” Ucapan penuh tuduhan dan fitnah yang dilayangkan pada Hana, bukannya membuat Hana marah. Malah Hana tertawa dengan menepuk pahanya. Lucu sekali. Ia tidak menyangka kalau Jolly akan menuduh dirinya ke dukun. Dukun? Yang ben

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN