Dengan cepat, Faye segera mengetik balasan. Hatinya berbunga-bunga. [Sudah cukup, Xander. Terima kasih untuk semuanya.] Gerakan tangan Faye cekatan menekan tombol send setelah mengetik pesan balasan itu, lalu menghela napas panjang, menatap kamar yang sudah seperti mimpi menjadi nyata. Merasa badannya sudah tak karuan, Faye lekas meletakkan tasnya di atas kasur. Hampir lupa ia harus segera membersihkan diri, seharian ini cukup penat, ditambah kejadian bersama Xander. Sepanjang mengambil pakaian ganti, mengambil handuk, lalu melangkah ke kamar mandi, pelan gadis itu bersenandung ria, senyuman tak lepas dari wajah cantiknya. Hingga dua puluh menit berlalu, Faye baru selesai membersihkan diri. Keluar dari kamar mandi dalam keadaan rambut sudah basah dan digelung dengan handuk agar c

