Satu minggu berlalu sejak Faye mengetahui bahwa Gabriel dan Taylor hilang begitu saja. Ia sendiri bingung, ke mana perginya kedua gadis itu. Bertanya pada Xander pun percuma, lelaki itu tidak pernah mau menjawab dan berkata bahwa tidak mengetahui. Sepertinya kali ini Xander berkata jujur karena ia tidak pernah melihat gelagat aneh dari kekasihnya itu. Namun, hingga kini, ia masih mencari di mana keberadaan Gabriel dan Taylor. Terlebih, nomor keduanya benar-benar tidak bisa dihubungi. Pernah Faye ke apartemen mereka, bertanya pada tetangga, tidak ada yang tahu ke mana kedua sahabatnya pergi. “Sayang ....” Sentuhan tangan Xander menyadarkan lamunan Faye yang sejak tadi fokus melihat jalanan dari jendela, gadis itu terhenyak. Dengan wajah polos, Faye menatap Xander penuh tanya. Ia bar

