Bab 19. Menemukan Lara

1209 Kata

Fitri menatap Bisma yang tak seperti biasanya. Pria yang biasanya baik walau tegas kali ini tampak uring-uringan dan sensitive. Ia bisa melihat Bisma yang mengomeli anak buahnya karena ada beberapa hasil pekerjaan yang tidak tuntas. Selama meeting perasaannya gelisah karena teringat akan Lara yang entah berada dimana. Ia mencoba menghubunginya terus tapi gadis itu tak mengangkat teleponnya. “Dimana kamu?! Balas pesanku, kalau tidak aku akan menceritakan kejadian kemarin pada Eyang Ajeng dan tante Anita!” tulis Bisma mengirimkan pesan pada Lara sambil mendengarkan meeting. Tak ada jawaban. Hanya tanda bahwa pesan itu sudah terbaca oleh Lara. “Saya berikan kalian kebebasan untuk bekerja sesuai dengan cara kalian! Tapi tetap ada deadline yang harus dikejar. Bebas itu bukan santai!” te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN