Bab 15. Aku juga laki - laki

1188 Kata

Bisma memalingkan wajahnya keluar jendela. Kini ia dan Lara masih berada di dalam mobil yang terparkir di garasi rumahnya. Di tangan Bisma sudah ada inhaler yang baru saja pak Yunus belikan di apotik saat perjalanan menuju rumah. Berkat inhaler itu nafasnya sudah mulai membaik dan terasa lega, tetapi kepanikannya tadi membuat Lara kini hanya mengenakan pakaian dalam yang pahanya ditutupi dengan kemeja batik miliknya. Sedangkan pak Yunus saat ini tengah mengambil kebaya dan kain milik Lara tanpa berusaha melihat ke bangku belakang “Tolong masukan kebaya itu ke laundry, lalu bilang sama Parmi untuk tidak masuk ke dalam rumah, istirahat saja di belakang. Setelah itu bapak bisa kembali ke acara naik taksi,” suruh Bisma sambil mengeluarkan beberapa lembar uang ratusan ribu dan memberikanny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN